blogonesia

my daily blogosphere, my virtual world

Biogeokimia Laut dan Perubahan Global

with 6 comments

Untuk yang sedang belajar tentang perubahan global (global change), bisa jadi serial ilmu pengetahuan IGBP (International Geosphere-Biosphere Programme) Science No.2 dengan judul “Marine Biogeochemistry and Global Change” yang coba saya terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia ini dapat sedikit memberikan gambaran tentang peran laut dalam perubahan global.Dokumen ini sendiri merupakan ringkasan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh JGOFS (Joint Global Ocean Flux Study) sejak tahun 1988 hingga 2000.

Sekedar gambaran sebelum mengunduh, dalam Kata Pengantarnya Hugh Ducklow sebagai Ketua Komite Pengarah Ilmiah JGOFS menuliskan:

Saat ini para peneliti, pemerintah, pengambil keputusan, ekonom, dan pemimpin industri tengah terlibat dalam proses untuk mencoba mendesain program internasional besar, yang kadang kala berliku, untuk memahami, meramalkan, menanggulangi, dan bahkan mengatur perubahan iklim. Bagaimanakah negara maju dan negara berkembang berpadu untuk menemukan cara mengurangi emisi sekaligus mengatur siklus karbon dalam rangka memperlambat atau menghentikan pertumbuhan karbon dioksida (CO2) atmosferik yang dapat diterima secara politis? Keputusan semacam ini akan bergantung pada peningkatan pemahaman tentang biogeokimia planet.

Kita tahu bahwa laut dan biosfer darat mengambil sekitar 40% karbon yang pertahunnya ditambahkan ke atmosfer akibat penggunaan bahan bakar fosil. Kita juga telah tahu dari pemodelan dan penelitian inti es dan iklim di masa lalu bahwa laut memiliki potensi menyerap lebih banyak CO2 dari atmosfer. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh JGOFS dan WOCE (World Ocean Circulation Experiment) pada dekade yang lalu telah banyak diketahui proses-proses fisis dan biogeokimia yang bertanggung jawab dalam penyerapan karbon, dan kita pun telah mengetahui secara umum kawasan dan tahun dimana laut menyerap CO2 atau melepaskannya ke atmosfer.

Apa yang tidak kita ketahui secara terperinci adalah bagaimana sistem laut yang setimbang dengan sempurna dalam pertukaran CO2 ini telah berubah dengan meningkatnya CO2 di atmosfer. Contohnya, apakah biologi laut telah berubah pada beberapa dekade terakhir ini? Lebih dari itu, kita pun belum dapat meramalkan dengan tingkat kepastian tertentu bagaimana siklus karbon laut akan berubah dengan hangatnya iklim di abad mendatang. Bagaimana biologi laut akan merespon perubahan-perubahan dalam percampuran laut dan angin? Kita baru saja mulai mendesain dan menyebarkan sebuah sistem pemantauan karbon global yang memungkinkan kita memantau denyut planet ini di tahun-tahun mendatang.

Buku ringkas dengan banyak gambar ini dibagi menjadi 10 bagian yaitu: Kata Pengantar, Gambaran Ilmiah, Mengapa Mempelajari Laut?, Peran Laut dalam Siklus Karbon Global, Komponen dalam Siklus Karbon di Laut, Mengkaji Perubahan terhadap Waktu, Model dan Peramalan, Tantangan untuk Masa Depan, Tentang JGOFS, dan Bacaan Lebih Lanjut.

Terjemahan ini merupakan proyek pribadi, sekedar mengisi waktu luang selama di kantor. Saya harapkan bantuan koreksi terhadap terjemahan Bahasa Indonesia yang mungkin kurang tepat dalam terjemahan edisi pertama ini. Klik di sini untuk mengunduh terjemahan (ukuran file 2,3MB) dan klik di sini untuk versi aslinya (ukuran 2,81MB). Oh ya, dalam versi terjemahan ini, tata letak halaman sengaja saya buat mirip dengan aslinya, tetapi saya sendiri belum mencoba menghubungi pihak IGBP untuk memberitahukan versi terjemahan ini atau meminta ijin untuk membaginya kepada publik. hehehe…

Written by agusset

Desember 1, 2008 pada 8:53 am

Ditulis dalam science and technology

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. pak..pak…bahasa Indonesianya beneran baku yah..hehehehehe…makasih ya pak…lumayan ada bacaan sembari menunggu ol yang di seberang lautan….

    winD

    Desember 4, 2008 at 6:03 am

  2. # winD:
    Wah, jadi sering ronda dong ya sambil nunggu “Mr. A” ol (hehehe). btw, Bahasa Indonesianya sepertinya masih terlalu kaku ya? Masih harus banyak diolah ulang.

    agusset

    Desember 5, 2008 at 3:02 am

  3. salut buat mas agus.
    ilmu yang OKE banget.
    Makasih…

    salam mas.

    fahry
    Unibraw MLG

    fahri, spi

    Februari 13, 2009 at 7:44 pm

  4. Wah keren bgt…
    Pak, btw S1-nya lulusan mana ya?
    menurut anda, apa yang menarik dari major oseanografi fisik?
    saya menaruh minat yang sangat besar untuk lebih mendalamai oseanografi fisik seperti anda.

    ksatriabiru

    Februari 25, 2009 at 1:53 am

  5. bagus bngat pak…
    saya juga sedang mencoba membuat tulisan2 spt itu
    ttng interaksi atmosfer-laut
    mohon koreksinya pak…

    La An

    April 13, 2009 at 8:20 am

  6. bagus pa..makasih informasinya ya
    kebetulan saya memang sedang menulis tentang marine climate

    salam kenal

    ataplaut

    Mei 5, 2009 at 2:04 am


Tinggalkan Balasan