blogonesia

my daily blogosphere, my virtual world

Kisah Nabi Musa: Terbelahnya Laut Merah

with 94 comments

Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan (QS 2:50).Dan kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, Karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu Telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” (QS 10:90).Dan Sesungguhnya Telah kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, Maka buatlah untuk mereka jalan yang kering dilaut itu[933], kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. (QS 20:77)Maka Fir’aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang menenggelamkan mereka. (QS 20:78)Lalu kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (QS 26:63)

Anda mungkin masih ingat dengan kisah Nabi Musa yang bersama kaumnya diperintahkan oleh Allah untuk meninggalkan Mesir. Ketika telah sampai di tepi Laut Merah, Allah memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya hingga laut luas yang berada di hadapan mereka terbelah membentuk jalan dengan dua dinding air yang tinggi. Pernahkah anda membayangkan betapa dahsyatnya kejadian tersebut?

Menurut sejarah, peristiwa itu terjadi sekitar 3500 tahun yang lalu. Ada beberapa pakar yang telah mencoba untuk meneliti kembali peristiwa ini berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang ada dan menerbitkannya dalam bentuk buku dan DVD (seperti yang dapat anda lihat di sini).

Baiklah, sekarang mari kita coba untuk melihat lebih jauh ke lokasi tempat Nabi Musa dan para pengikutnya menyeberang menurut para ahli tersebut. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuwaybi. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuwaybi ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuwaybi ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat. Jarak antara Nuwaybi ke Arab sekitar 1800 meter (menurut peta dari MSN Encarta bahkan sekitar 10 km). Lebar lintasan dimana laut terbelah diperkirakan 900 meter.

Dapatkah anda membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat menyibakkan air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata-rata mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Atau jika kita kaitkan dengan kecepatan angin, maka akan melebihi kecepatan angin pada saat terjadi Hurikan. Atau jika mengacu kepada perhitungan seorang pakar dari Rusia yang bernama Volzinger, diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam. Sungguh dahsyat bukan? Allah Maha Besar.

Written by agusset

Desember 1, 2005 pada 11:53 am

Ditulis dalam personal

94 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. eh pa agus kirain org sunda, salah kaprah saya maap tadi pagi comment saya pake sundanist. salam buat putrinya, brp thn? dan salam buat maminya putri. Tulisannya seperti biasa, belom lengkap dibacanya, brb

    mayaa

    Desember 1, 2005 at 4:22 pm

  2. @mayaa: nggak apa2 komentarnya pakai bahasa sunda juga, insya-Allah ngerti. kan udah lama juga tinggal di bandung, lagian bahasa sunda sudah akrab sejak bayi, kan masa kecil saya juga sempat di bogor.

    agus set

    Desember 1, 2005 at 9:33 pm

  3. @mayaa: eh ada yg kelupaan dijawab. anak saya umur 8 tahun, insya-Allah 9 tahun nanti pertengahan februari tahun depan.

    agus set

    Desember 1, 2005 at 9:36 pm

  4. Sungguh hebat dan Maha Besar Allah….Begitu terkesan bila melihat sejarah Nabi Besar kita Musa As. jadi pengen ketemu euy sama baginda…..

    merkurius

    Juli 21, 2006 at 6:28 am

  5. Klo diliat dari perhitungan matematika dan fisikanya dapat dlihat gimana kebesaran ALLAH SWT yang bener2 hebat,yang saya tanyakan ” apakah Einstein tahu cara menghitung yang gituan???”

    Rifki Bayu

    Oktober 14, 2006 at 2:14 am

  6. ASS.

    Sering-sering nulis artikel seperti ini ya pak agus
    (Ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan laut)
    klo ndak salah, ada juga ayat yang menjelaskan tentang gelombang dilaut dalam, yang bertumpuk-tumpuk seperti awan. Mungkin fenomena ini bisa dibahas. Ada juga tentang dua bidang batas air yang tidak bisa tercampur (laut dan tawar) dan mungkin masih banyak lagi.
    Kalau baca yang seperti ini, membuat iman kita bertambah dan membuat kita semakin tawadhu, ternyata ilmu kita tidak ada apa-apanya.

    Wss

    indra

    Februari 1, 2007 at 8:59 am

  7. Dear Pak Agus….
    Saya suka baca artikel diatas, mungkin bisa coba dipikirkan dg temen2 pak agus, ttg sejarah ketika munculnya air zam zam di padang psir jaman nabi, apa mungkin karena rotasi bumi sehingga kandungan air dalam bumi bisa tersembur pada daerah padang pasir? yang dengan mudahnya ketika sang bayikehausan disibak pasir tersebut menyemburkan air…. terima kasih.

    Rudiyono

    Februari 14, 2007 at 6:40 am

  8. Assalamu alaikum,

    menarik sekali artikel diatas, tapi pertanyaan yg di kepala saya belum terjawab. Sempet diskusi sama mertua sy yg non muslim, soal berapa lama waktu nabi Musa dari Mesir melintasi padang pasir hijrah dg kaumnya. Menurut Bible sekitar 40 tahun (saya juga liat filmnya selama itu juga sih). Ada yg tau berapa lama tepatnya? Soalnya mertua ngga percaya kalau bakal selama itu hijrah menyusuri padang pasir.

    Terima kasih.

    Wassalam,
    Vania – Germany

    Vania

    Februari 18, 2007 at 1:03 am

    • Amin

      Toni

      September 9, 2009 at 4:19 pm

    • Kita tidak akan dapat mengungkap rahasia nya,hanya beliau yg maha ngengetahui dan maha kuasa atas semua nya

      Toni

      September 9, 2009 at 4:26 pm

  9. # Vania:

    Kalau menurut Al-Quran surat Ash-Shuara (surat ke-26) ayat 52, kaum Nabi Musa pergi di malam hari, dan menurut ayat 60 mereka tersusul oleh Firaun dan pasukannya di tepi Laut Merah ketika matahari terbit. Pada saat hendak tersusul itu kemudian Allah memerintahkan Musa untuk memukulkan tongkatnya hingga Laut Merah terbelah dan kaumnya dapat menyeberang, sementara Firaun dan pasukannya yang menyusul tenggelam karena menyatunya kembali Laut Merah tersebut (Surat Yunus (10) ayat 90).

    Dalam surat Al-Araf (7) ayat 142 disebutkan ttg. turunnya Taurat sesudah Musa berpuasa 30 malam, dan karena dia membatalkan puasanya maka Allah memerintahkannya untuk menyempurnakannya dengan menambah 10 malam lagi. Kejadian ini terjadi ketika kaum Musa tiba di bukit Sinai, lokasi yang tidak terlalu jauh dari Laut Merah ketika kaum tersebut telah menyeberang dan pasukan Firaun dimbinasakan.

    Setelah itu, dalam surat Al-Maidah (5) ayat 26 disebutkan ttg waktu 40 tahun, yaitu waktu diharamkannya negeri Palestina untuk kaum Nabi Musa yang tidak mau masuk ke Palestina sebelum Musa dan Tuhannya berperang melawan kaum yang ada di negeri tersebut. Itu adalah waktu kutukan yang diberikan oleh Allah kepada kaum yang fasik tersebut sehingga mereka hanya berputar-putar saja di padang Tiih.

    Dari kisah ini bisa disimpulkan bahwa sepertinya waktu mereka mulai perjalanan dari Mesir, menyeberang Laut Merah, dan sampai ke negeri Palestina tidak sampai 40 tahun. Tapi nanti saya coba cek lagi di buku2 sejarah, siapa tahu ada.

    agusset

    Februari 21, 2007 at 2:16 pm

  10. Subhanalloh … ‘diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam?’ … IMHO, konon efek angin ‘micro downburst’ dalam hitungan menit yang pernah mendekati 150 mil per jam, menurut Ted Fujita memberikan efek vertikal seperti bom hiroshima yang memencar, menyibak…jadi bukan linier seperti hurricane yang cenderung twisting -converging…apa mungkin malah di jaman Musa as. power yang keluar dari tongkat Musa mirip ‘micro downburst’ dimana efek tak langsungnya bisa menyibak tekanan air pasang (malam sampai pagi hari) secara horisontal dan konstan…dan itupun hanya efeknya saja bukannya efek secara frontal. Bayangkan efek frontalnya…wallahu’alam

    Ct-talker

    Maret 12, 2007 at 5:48 pm

  11. wah, pada ketinggalan liat tivi ya? National Geographic edisi spesial bulan Juni 2007 kemarin Mulai dari Ancient Egypt, Musa, sampai Muhammad The Prophet yang benar-benar membuat Eropa dan Amerika dan saya “terbelalak” tak beranjak dari tempat duduk. Discovery menyiarkan The Lost Tomb of Jesus di bulan sebelumnya.

    Untuk cerita nabi Musa, entah darimana, saya masih ingat ada satu lagi mukjizat pada waktu dipinggir laut itu. Kalau tidak salah begini…

    Sebelum memukukan tongkatnya ke laut ada kejadian “Arrow From The Sun”. Yaitu Nabi Musa mengangkat tongkatnya kemudian ada cahaya matahari yang intensitasnya sangat tinggi (mirip laser) yang membentuk dinding, sehingga para pasukan Firaun beberapa orang terpanggang saat mencoba menembusnya. Nah, kesempatan itulah yang digunakan Nabi Musa untuk kemudian memukulkan tongkat ke laut.

    Wallahu’alam..

    bobo

    Agustus 7, 2007 at 6:56 pm

  12. Begitu besarnya kekuasaan Allah,sehingga kita manusia dibuat berpikir untuk mengagungkan kebesarannya. Kemungkinan yg lainnya menurut para ahli adalah adanya benda angkasa lain yg mendekati orbit bumi kita sehingga berpengaruh pada gaya gravitasi bumi kita sendiri. Ibarat Gaya magnet yg saling tolak menolak, yg berakibat benda yg ada dipermukaan bumi kehilanga massanya sesaat.
    Wallahu’alam. Allahu Akbar.

    Mustaffa

    September 27, 2007 at 3:02 pm

    • rsa ny 2 jd petanda kpd kta umat islam utk memstikn hdp d dunia adalah smntara…. marilah kta pkir kmbli bgai mna alam ini wujud?????????

      bairah

      November 6, 2009 at 7:09 am

  13. kejadian yg terjadi ini .. memang di luar batas pikir manusia !! TAPI sesuatu yg tdk mugkin
    akan menjadi mungkin bagi allah .. wkwkwkkw
    dah segitu aja

    Rido alkholiq

    Oktober 7, 2007 at 9:24 pm

  14. ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

    DaNnAa

    Oktober 23, 2007 at 4:53 am

  15. Bahwasannya kisah tersebut sebagai “Sunnahtullah”, tentu saja sunnah terserbut akan terulang dengan simbol dan kasus berbeda. Apakah simbol dari “TONGKAT MUSA” tersebut? apakah simbol keyakinan? ato semata-mata sebagia senjata Nabi Musa AS? tentu ini ada yang tersirat. Manusia diberi kebebasan oleh ALLAH SWT untuk menafsirkan Sunnah-Sunnah terdahulu, karena sunnahtullah akan terulang lagi dijaman yang akan datang.

    rizal

    Desember 5, 2007 at 4:37 am

  16. Subhanallah, dg membaca artikel tadi tentu akan menambah keimanan kita. Sebenernya saya yakin bahwa setiap mukjizat yg Allah berikan kpd nabi-Nya bisa dijelaskan sedapat mungkin melalui kacamata ilmiah, sehingga tentunya kita tidak menganggap kalo kejadian Musa membelah Laut Merah adalah sebuah dongeng. Oya, aku juga pernah baca versi lain artikel tentang terbelahnya Laut Merah, dari tinjauan astronomi dikatakan bahwa peristiwa terbelahnya Laut Merah merupakan fakta ilmiah, di mana itu terjadi karena adanya pertemuan dua medan magnet antara Planet Bumi dan Planet Venus sehingga menimbulkan titik potong yg terjadi tepat di Laut Merah, dan mengakibatkan adanya ruang hampa. Baca selengkapnya di http://setta.blogs.friendster.com/the_way_to_paradise/2007/11/terbelahnya_lau.html

    Rony

    Januari 2, 2008 at 7:13 am

  17. asi gue suka pembahasan seperti ini tapi lebih2 dijelaskan secara logika n dengan bukti nyata..karena allah gak pernah memberikan bukti keajaibanya tanpa alasan ilmiah dan logis hanya kaum yang malas untuk tidak menerimanya..eh kang agust bisa kasih recomended ato data gak karena saya mau bikin seminar ato share ilmiah ttg kelautan indonesia untuk kejayaan negara karena ttg kelautan indonesia gak pernah dibahas baek kurikulu disekolah mapun isu ttg pembangunan negara padahal 80 % indonesia dikelilingi laut dan kejayaan kerajaan n kompeni dulu dari laut beserta hasil2 laut..di indonesia ini

    abiandra

    Januari 3, 2008 at 2:44 pm

  18. Pak ronny makasih untuk data anda yg ilmiah n llogis ini..sekarang lagi cari data ttg kapalnya nabi nuh n tongkatnya nabi musa sekarang ada dimana yah?!?!matur suwun

    abiandra

    Januari 3, 2008 at 2:53 pm

  19. Coba dech tonton film layar lebar Nabi Musa “The Ten Commandments”, atau yang versi kartun tiga dimensi ala Disney; “The Prince of Egypt” (yang di kartun ini lebih keliatan sisi ilmiahnya). Coba perhatikan dengan seksama adegan ketika Musa membelah Laut Merah. Di situ jelas digambarkan, kalo langit lagi mendung pekat, dan (yang ini versi Alkitab!), bener tuch apa yg dikatakan sdr. bobo, sebelum Musa membelah Laut Merah, ada mukjizat lain yg terjadi, yaitu adanya kilatan cahaya matahari di balik kabut dan awan mendung yang berintensitas tinggi (kalo zaman sekarang mirip sinar laser kali ya?), yang mengubah kabut awan tersebut menjadi kobaran api yang besar sehingga menimbulkan tiang-tiang api yang menjalar tepat di depan pasukan Fir’aun, sehingga menghalangi langkah mereka untuk menyerang bani Israel. Kalo menurut pendapat saya pribadi, mungkin tiang api itu terjadi karena adanya pertemuan medan magnet antara Planet Bumi dan Planet Venus itu, yg secara gak langsung mempengaruhi intensitas sinar matahari yg jatuh ke bumi (masuk akal gak ya? hehehe…, aku cuma meraba-raba sich!). Trus kalo dalam film “The Prince of Egypt” perhatikan dech, sewaktu air laut terbelah, bagian permukaan laut yang makin dekat ke arah yang terbelah lebih tinggi (seolah-olah ada magnet yang menariknya ke atas), di banding permukaan laut yang jauh dari bagian yang terbelah. Mungkin secara tidak langsung itu ada juga hubungannya dengan pertemuan medan magnet itu. Tonton dech film-nya, pasti dapat jawaban!

    Rony

    Januari 11, 2008 at 4:01 pm

  20. asslm wr wb.

    tolong carikan aku 4 mukzijat nabi musa, 4 nama-nama neraka dan 4 dari 10 firman tuhan yang terdapat pada kitab taurot?

    makasih yaaaaaa

    wasslm wr wb

    kartaya

    Januari 18, 2008 at 12:30 pm

  21. sungguh besar ciptaan nya, sungguh mulia anugrah yg di berikan kepada hamba-hamba nya..

    adil putra

    Maret 8, 2008 at 11:43 am

  22. Buat yang ingin informasi Bukti Tuhan itu Ada, atau Keajaiban Al Qur’an seperti diselamatkannya jasad Fir’aun oleh Allah atau pun gunung/lempeng bumi bergerak silahkan klik:
    http://syiarislam.wordpress.com/2007/11/07/keajaiban-al-quran-dan-ilmu-pengetahuan
    Diselamatkannya Jasad Fir’aun

    “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]

    ramses.jpgMaurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya. Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.

    Injil & Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

    Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil & Taurat pun tidak disebut). Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).

    nizaminz

    Maret 19, 2008 at 6:19 am

    • sangat tidak benar firaun pernah kalah apa lagi menyerah,pemutar balikan fakta
      yang jelas jadi budak kemudian buron dikejar tentara firaun adalah MUSA dengan pengikutnya
      tidak benar firaun mati terbenam dilaut
      bahkan jenazahnya yang masih utuh itu diperiksa dengan berbagai cara termasuk rontgen untuk mencari jejak bekas tenggelam yang tidak terbukti
      ramses II.firaun dinasty yang ke 19.mati pada usia 97 tahun karena sakit rematik dan usia tua.
      ramses tidak pernah pungut anak sebab ramses punya puluhan isteri dan lebih dari seratus anak.
      yang pernah pungut anak adalah anak perempuan ramses.anak yang dibuang(dihanyutkan)di sungai nil.diberi nama muses,alias musa alias moses.yang berarti dari air situ bahasa mesir
      peti mati firaun dari emas murni yang beratnya lebih dari satu ton
      firaun dikubur dikuburan super mewah yang pernah dibuat manusia yakni piramid dan kematian firaun bukan karena terbenam atau tenggelam dilaut
      utuhnya jenazah firaun membuktikan kejayaannya sebagai manusia dan membuktikan kebohongan kaum musa.yang mengatakan firaun dan tentaranya mati tenggelam dilaut yang dibedah musa
      berbeda dengan musa yang jadi gelandangan dipadang pasir bahkan kuburannya tidak ketahuan
      mesir kuna dibawah para firaun adalah negara terkenal birokrat.tidak ada satu catatan pun mengenai adanya firaun yang tenggelam juga tidak tentaranya
      juga tidak firaun sebelum ramses II.dan juga tidak sesudahnya.tidak ada firaun yang mati kelelep,terbenam dilaut.juga tidak karena kemegahan dan kejayaan hingga jenazahnya masih bisa di otopsi dan terbukti tidak ada yang mati terbenam!!
      tidak benar firaun menyiksa rakyatnya buktinya rakyatnya dengan kepandaian dan pengetahuannya yang tinggi bisa membangun kota serta pyramid megah
      seorang budak yang disiksa tidak mungkin punya kepandaian dan keahlian begitu tinggi dan negara yang maju tsb banyak pendatang imigrant dari tempat lain termasuk musa dan nenek moyangnya a/l.nabi yusuf dan keluarganya serta bani israil yang menghambakan diri di mesir turun menurun
      seperti tkw yang datang kearab sekarang.
      tidak benar bahwa firaun menyerah.kalau firaun menyerah mengapa musa dan pengikutnya buron terbirit birit?
      yang lari sampai tersesat dipadang pasir adalah musa dan pengikutnya
      kerajaan firaun berdiri megah sampai beberapa generasi bisa dilihat dari banyaknya piramid sementara musa hanya punya tongkat butut yang sudah lama hilang
      yang exodus itu musa firaun tetap di istananya egp kata firaun.
      kalau larinya musa setelah ramses dimasa fiaun Merenptah juga tidak terbukti karena jenazah merenptah juga utuh dan tidak ada tanda tenggelam.
      musa bawa pengikutnya sampai 40 tahun tersesat dipadang pasir.kesasar
      tidak benar tuhan menghukum firaun dan membela nabi musa.
      musa yang digosipkan burut kondor sengaja lari telanjang pamer kemaluan pura pura bilang batu lari dan pura pura mengejar batu yang gak pernah berkisar apa lagi lari bawa pakaiannya untuk membuktikan dirinya tidak kondor banget.
      cerita yahudi yang di kopypaste oleh islam kelihatan banget pemutar balikan fakta.
      soal memutar balikan fakta itu keahlian yahudi yang ditiru arab
      tetapi dengan bukti bukti nyata dilapangan menunjukan kebohongan cerita. versi pengikut musa yang jelas bertentangan dengan fakta.yang menang yang lari? yang menang exodus??yang menang buron??
      cerita bohong versi bani israil yang jelas tidak masuk akal,”kuasa tuhan”katanya
      tuhan dibuat modal, modal bohong.percaya sjukur gak percaya harus percaya kalau tidak percaya kafir.wajib percaya dan telan mentah mentah semua kebohongan
      kalau soal bohong arab dan yahudi itu jagonya bohong
      cerita bohong didukung oleh pengikutnya yang rata2 tukang bohong
      mulai dari uri geler tukang sulap pembohong sampai ke nabi musa
      mulai dari nabi yang bisa gebukin malaikal maut (sama firaun ajah buron langkah seribu,koq bisa nonjok copotin mata malaikal maut) sampai sampai ke pacarnya nyi loro kidul nabi yang bermukim dilaut yakni khidir.yang hoby ngungsi diperut ikan.
      sampai sekarang umat tiap hari dicekoki cerita bohong yang sangat luarbiasa bohongnya.ada nabi yang tinggal dalam perut ikan gak ada tempat tinggal lain?
      DSB.DSB
      dan kaum bakhlulun harus percaya.harus telan kalau ada sedikit keraguan ingkar apa lagi tidak percaya.”kafir billah.nauzubillah.” katanya
      kaum bakhlulun tiada pilihan.salah salah bisa diusir dari kampung bila sedikit mo tanya apa lagi protes jadi protestan.
      kaum bakhlulun dari kecil sudah dicuci otaknya untuk jadi percaya dan diwajibkan percaya walaupun bukti bicara lain.
      kaum bakhlulun harus berteriak,dan jingkrak nandak menolak fakta nyata.
      kaum bakhlulun harus telan pil jadam pahit yang meracun darah.
      kaum bakhlulun harus resah gelisah terhadap fakta.
      kaum bakhlulun harus berusaha menangkis dan berkilah membelokkan kenyataan.
      kaum bakhlulun harus tetap jadi bakhlul.selamanya

      (aka Ramesses II, Ramses the Great)
      Third King of the 19th Dynasty. One of Egypt’s most prolific rulers;
      He ruled for 67 years, lived to be over 90 years old, had many wives
      and somewhere between 100 and 200 children. He was the son of
      Seti I and Tuyu. He was a great builder and a famed warrior. He
      built many temples and monuments in Karnak, Luxor and Nubia. His
      Chief queen was Nefertari. He had a beautiful temple constructed
      for her in Nubia.
      Ramses, like his father Seti I, had red hair and therefore was
      associated with the god Set. Set had been scorned by most Egyptians
      throughout their history. However, Ramses II was quite proud to be a
      man of Set and made a point to uplift his name. War and expanding
      borders were a big part of Ramses’ rule and Set was the perfect god
      to have on his side.
      The Battle of Qadesh was Ramses’ most famous fight. It began during
      the 5th year of his reign. Ramses and four army divisions, the Amun, Ra,
      Ptah and Set units, moved north towards their enemy. While on the way,
      they captured two men who claimed to be on the Pharaoh’s side. They told
      the Egyptians that the Hittite forces were still far north, but they were
      lying. Shortly after, two Hittites were captured and under duress
      confessed that their forces were actually much closer and planning a
      surprise attack. When the enemy appeared, Ramses boarded his chariot
      and fought the Hittites. According to some accounts, the two divisions that
      were there with Ramses fled, leaving Pharaoh to fight alone. War continued
      between these two nations for another 15 years until a peace treaty was
      signed. The treaty was written by the Hittite king, Hattusilis III, in the
      Akkadian language on a silver tablet. The promise of peace was further
      encouraged when Ramses married Hattusilis’ daughter Manefrure.

      Mummy of Ramses II

      The mummy of Ramses was originally buried in tomb 7 in The Valley of the
      Kings. A few dynasties later, he was moved to his father’s tomb. He was
      moved again in antiquity, along with many other mummies, to Deir el-Bahri
      where he was discovered in 1871. Ramses now rests in Cairo at the
      Egyptian Museum.

      ali hadun

      Juni 17, 2009 at 11:21 am

      • Penelitiannya tentang Mumi Firaun membawanya pada kebenaran Alquran.

        Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun dengan pesta yang sangat meriah.

        Mumi itu pun dibawa ke ruang khusus di Pusat Purbakala Prancis, yang selanjutnya dilakukan penelitian sekaligus mengungkap rahasia di baliknya oleh para ilmuwan terkemuka dan para pakar dokter bedah dan otopsi di Prancis. Pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian mumi ini adalah Prof Dr Maurice Bucaille.

        Bucaille adalah ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah mengepalai klinik bedah di Universitas Paris. Ia dilahirkan di Pont-L’Eveque, Prancis, pada 19 Juli 1920. Bucaille memulai kariernya di bidang kedokteran pada 1945 sebagai ahli gastroenterology. Dan, pada 1973, ia ditunjuk menjadi dokter keluarga oleh Raja Faisal dari Arab Saudi.

        Tidak hanya anggota keluarga Raja Faisal yang menjadi pasiennya. Anggota keluarga Presiden Mesir kala itu, Anwar Sadat, diketahui juga termasuk dalam daftar pasien yang pernah menggunakan jasanya.

        Namanya mulai terkenal ketika ia menulis buku tentang Bibel, Alquran, dan ilmu pengetahuan modern atau judul aslinya dalam bahasa Prancis yaitu La Bible, le Coran et la Science di tahun 1976.

        Ketertarikan Bucaille terhadap Islam mulai muncul ketika secara intens dia mendalami kajian biologi dan hubungannya dengan beberapa doktrin agama. Karenanya, ketika datang kesempatan kepada Bucaille untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun, ia mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menguak misteri di balik penyebab kematian sang raja Mesir kuno tersebut.

        Ternyata, hasil akhir yang ia peroleh sangat mengejutkan! Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk segera dijadikan mumi agar awet.

        Penemuan tersebut masih menyisakan sebuah pertanyaan dalam kepala sang profesor. Bagaimana jasad tersebut bisa lebih baik dari jasad-jasad yang lain, padahal dia dikeluarkan dari laut?

        Prof Bucaille lantas menyiapkan laporan akhir tentang sesuatu yang diyakininya sebagai penemuan baru, yaitu tentang penyelamatan mayat Firaun dari laut dan pengawetannya. Laporan akhirnya ini dia terbitkan dengan judul Mumi Firaun; Sebuah Penelitian Medis Modern, dengan judul aslinya, Les momies des Pharaons et la midecine. Berkat buku ini, dia menerima penghargaan Le prix Diane-Potier-Boes (penghargaan dalam sejarah) dari Academie Frantaise dan Prix General (Penghargaan umum) dari Academie Nationale de Medicine, Prancis.

        Terkait dengan laporan akhir yang disusunnya, salah seorang di antara rekannya membisikkan sesuatu di telinganya seraya berkata: ”Jangan tergesa-gesa karena sesungguhnya kaum Muslimin telah berbicara tentang tenggelamnya mumi ini”. Bucaille awalnya mengingkari kabar ini dengan keras sekaligus menganggapnya mustahil.

        Menurutnya, pengungkapan rahasia seperti ini tidak mungkin diketahui kecuali dengan perkembangan ilmu modern, melalui peralatan canggih yang mutakhir dan akurat.

        Hingga salah seorang di antara mereka berkata bahwa Alquran yang diyakini umat Islam telah meriwayatkan kisah tenggelamnya Firaun dan kemudian diselamatkannya mayatnya.

        Ungkapan itu makin membingungkan Bucaille. Lalu, dia mulai berpikir dan bertanya-tanya. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898 M, sementara Alquran telah ada ribuan tahun sebelumnya.

        Ia duduk semalaman memandang mayat Firaun dan terus memikirkan hal tersebut. Ucapan rekannya masih terngiang-ngiang dibenaknya, bahwa Alquran–kitab suci umat Islam–telah membicarakan kisah Firaun yang jasadnya diselamatkan dari kehancuran sejak ribuan tahun lalu.

        Sementara itu, dalam kitab suci agama lain, hanya membicarakan tenggelamnya Firaun di tengah lautan saat mengejar Musa, dan tidak membicarakan tentang mayat Firaun. Bucaille pun makin bingung dan terus memikirkan hal itu.

        Ia berkata pada dirinya sendiri. ”Apakah masuk akal mumi di depanku ini adalah Firaun yang akan menangkap Musa? Apakah masuk akal, Muhammad mengetahui hal itu, padahal kejadiannya ada sebelum Alquran diturunkan?”

        Prof Bucaille tidak bisa tidur, dia meminta untuk didatangkan Kitab Taurat (Perjanjian Lama). Diapun membaca Taurat yang menceritakan: ”Airpun kembali (seperti semula), menutupi kereta, pasukan berkuda, dan seluruh tentara Firaun yang masuk ke dalam laut di belakang mereka, tidak tertinggal satu pun di antara mereka”.

        Kemudian dia membandingkan dengan Injil. Ternyata, Injil juga tidak membicarakan tentang diselamatkannya jasad Firaun dan masih tetap utuh. Karena itu, ia semakin bingung.

        Berikrar Islam
        Setelah perbaikan terhadap mayat Firaun dan pemumiannya, Prancis mengembalikan mumi tersebut ke Mesir. Akan tetapi, tidak ada keputusan yang mengembirakannya, tidak ada pikiran yang membuatnya tenang semenjak ia mendapatkan temuan dan kabar dari rekannya tersebut, yakni kabar bahwa kaum Muslimin telah saling menceritakan tentang penyelamatan mayat tersebut. Dia pun memutuskan untuk menemui sejumlah ilmuwan otopsi dari kaum Muslimin.

        Dari sini kemudian terjadilah perbincangan untuk pertama kalinya dengan peneliti dan ilmuwan Muslim. Ia bertanya tentang kehidupan Musa, perbuatan yang dilakukan Firaun, dan pengejarannya pada Musa hingga dia tenggelam dan bagaimana jasad Firaun diselamatkan dari laut.

        Maka, berdirilah salah satu di antara ilmuwan Muslim tersebut seraya membuka mushaf Alquran dan membacakan untuk Bucaille firman Allah SWT yang artinya: ”Maka pada hari ini kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS Yunus: 92).

        Ayat ini sangat menyentuh hati Bucaille. Ia mengatakan bahwa ayat Alquran tersebut masuk akal dan mendorong sains untuk maju. Hatinya bergetar, dan getaran itu membuatnya berdiri di hadapan orang-orang yang hadir seraya menyeru dengan lantang: ”Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman dengan Alquran ini”.

        Ia pun kembali ke Prancis dengan wajah baru, berbeda dengan wajah pada saat dia pergi dulu. Sejak memeluk Islam, ia menghabiskan waktunya untuk meneliti tingkat kesesuaian hakikat ilmiah dan penemuan-penemuan modern dengan Alquran, serta mencari satu pertentangan ilmiah yang dibicarakan Alquran.

        Semua hasil penelitiannya tersebut kemudian ia bukukan dengan judul Bibel, Alquran dan Ilmu Pengetahuan Modern, judul asli dalam bahasa Prancis, La Bible, le Coran et la Science. Buku yang dirilis tahun 1976 ini menjadi best-seller internasional (laris) di dunia Muslim dan telah diterjemahkan ke hampir semua bahasa utama umat Muslim di dunia.

        Karyanya ini menerangkan bahwa Alquran sangat konsisten dengan ilmu pengetahuan dan sains, sedangkan Al-Kitab atau Bibel tidak demikian. Bucaille dalam bukunya mengkritik Bibel yang ia anggap tidak konsisten dan penurunannya diragukan. dia/sya/berbagai sumber :http://halaqohdakwah.wordpress.com/2009/07/15/maurice-bucaille-tak-ragu-dengan-kebenaran-alquran/

        endyarasy

        Agustus 16, 2009 at 6:19 pm

      • Maurice Bucaille (born July 19, 1920-1998[1]) in Pont-L’Eveque, France; son of Maurice and Marie (James) Bucaille[2] was a French medical doctor, member of the French Society of Egyptology, and author. Bucaille practiced medicine from 1945-82 and was a specialist in gastroenterology.[2] In 1973, Bucaille was appointed family physician to King Faisal of Saudi Arabia. Other of his patients at the time included members of the family of President Anwar Sadat of Egypt.[3] In 1976, while still in the service of the king, he published his book, The Bible, The Qur’an and Science which argued that the Qur’an contains no statements contradicting established scientific fact[4]. In 1991, another book by Bucaille, Mummies of the Pharaos: Modern Medical Investigations, was published in English.

        The Bible, The Qur’an and Science

        In his book, The Bible, The Qur’an and Science,[5] Bucaille aims to prove the Qur’an is in agreement with scientific facts, while the Bible is not. He claims that in Islam, science and religion have always been “twin sisters” (vii). According to Bucaille, there are monumental errors of science in the Bible and not a single error in the Quran (120), whose descriptions of natural phenomena make it compatible with modern science. Bucaille concludes that the Qur’an is the reliable word of God.

        Bucaille argues that the Old Testament should have been distorted because of numerous translations and corrections as it was transmitted orally. He highlights, in his words, “numerous disagreements and repetitions”, in the Old Testament (12) and the Gospels (85, 95). In his analysis, Bucaille claims he makes use of many propositions of Biblical criticism, such as the Documentary hypothesis.

        With regard to the Qu’ran, Bucaille however followed the Islamic tradition that the Quranic scrolls are said to be collected during Muhammad’s lifetime and were deemed accurate by the archangel Gabriel himself (132).
        Source :http://en.wikipedia.org/wiki/Maurice_Bucaille

        endyarasy

        Agustus 16, 2009 at 6:51 pm

      • Kapir.lo tuh firaun

        Toni

        September 9, 2009 at 4:51 pm

      • Kafir…kena azab

        Toni

        September 9, 2009 at 5:00 pm

  23. yogi ganteng

    herdis

    Maret 27, 2008 at 5:17 am

  24. Pak Agus saya mau nanya jurusan oseanografi dan jurusan ilmu kelautan tuh bedanya apa?
    trus oseanografi/ilmu kelautan itu belajarnya tentang apa aja?
    trus biasanya peluang kerjanya kemana aja?
    trus kampus-kampus negeri yang nyediain jurusan tsb dimana aja?
    trus kampus negeri jurusan seanografi/ilmu kelautan yang paling bagus yang mana?
    Maaf nanya-nanya mulu, biar ntar ga salah jurusan…
    Terima kasih banyak…

    Opix

    April 25, 2008 at 2:34 am

  25. laut bisa dibelah..?
    sesuatu yang luar biasa……….

    berland

    April 25, 2008 at 5:39 pm

  26. Saya hendak meminta pak agus sesuatu.Bolehkah pak agus tulis artikel nabi nuh.

    Nurul Nadiah

    Mei 6, 2008 at 12:56 pm

  27. Memang Allah itu luar biasa, tiada kekuatan yg menandinginya, maka itu bertobatlah, sebab kerajaan Allah sudah dekat, Dia akan datang mengadili anda dan saya.

    Nova Ujung

    Juni 1, 2008 at 9:58 am

  28. Percayalah akan Dia… Tuhan Yesus, yang menyelamatkanmu, bukan agama, bukan kebaikanmu atau amalmu…sekali lagi percayalah.

    Nova Ujung

    Juni 1, 2008 at 10:01 am

  29. ini data saya kalau anda mau pengetahuan yang lebih dalam :
    Nama : Nova br Ujung
    Alamat : jl. Gereja Sidikalang
    Pekerjaan : Cs di Bank Sumut sidikalang
    Hp : 081396563449
    No kantor : 062721125
    No Faks : 062721700

    Saya tunggu telp dari anda. Syaloom..

    Nova Ujung

    Juni 1, 2008 at 10:13 am

  30. kerend abiyz

    ega

    Juni 4, 2008 at 12:07 pm

  31. BArrukh Atah Adonai, Eloheinu melek ha’olam,asyer bahar banu mikal’ am, we rommenu mikal lason, we qidassanu be missnonu waitten lanu, Adonay eloheinu be ahebah hag hasy-syavu’ot hazzeh.Zeman mattantoratenu. BArukh Attah Adonay, meqodesy Yissrael we hazamanim
    (Terpujilah Engkau, Ya Allah, Tuhan Kami, Raja yg Kekal, yg telah memilih kami dari segala bangsa, untuk meninggikan kami atas segala bangsa, untuk meninggikan kami atas segala bahasa, dan menguduskan kami dengan perintah2MU. Dan Engkaulah, Ya Allah, Tuhan Kami yang dalam kasihMU telah memberikan kepada kamiPerayaan Tujuh Minggu ini, saat engkau memberikan Taurat kepada kami.Terpujilah Engkau, Ya Tuhan, yg telah mnenguduskan Israel dengan perayaan2nya.

    sisi

    Juni 9, 2008 at 4:50 am

  32. makanya sumber sejarah itu jgn hanya dari Al-Quran saja.BAcalah juga Taurat ttgkehidupan nabi Musa yg terpaksa meninggalkan anak dan istrinya demi tugas Suci mengantarkan bangsa Israel ke Tanah terjanji (Tehe Promised LAnd). Kitab Shemot(keluaran)

    sisi

    Juni 9, 2008 at 5:00 am

  33. bagus banget artikelnya soal_x Q cuka banget ama artikel-artikel ceperti ni. Q_anak SMK N 1 Dari Balikpapan .dalammin lagi doeng about story _x so biar_Q_nanti banyak pegangan untuk cerita -cerita seperti ini, pokoknya sekali lagi .ini artikel is gooD

    bintang

    Juni 10, 2008 at 6:54 am

  34. terimasih..atas materinya

    zul

    Juni 26, 2008 at 7:36 am

  35. bagus artikelnya,saya tanya berarti Tuhan sangat sayang sekali kepada umat Israel (yahudi) Ya Pak,

    Ima

    Juli 17, 2008 at 6:10 am

  36. sesungguhnya kitab taurat lah yang pertama menulis tentang terbelahnya laut dan Musa menyelamatkan kaum israel (yahudi).biasanya kalau ada kitab lain yang menulis ada yang dikurangi atau ada yang ditambahkan.tepujilah Allah Israel,allah Abraham,Allah Ishak,Allah Yakub.bangsa israel adalah bangsa pilihan Allah karena semua nabi bersala dari bangsa Israel.Abraham,Ishak,Yakub,Yusuf,Daud,Salomo,Elia,Elisa,Yohannes,Yeremia,Musa.Yesaya,Daniel.

    Ima

    Juli 17, 2008 at 6:29 am

  37. RENUNGAN

    IZWAN

    Agustus 6, 2008 at 7:58 am

  38. subhanallah……………..

    tian

    Agustus 14, 2008 at 7:56 am

    • emang tian!!!?? begitu besar keagungan allah swt…. saya tak habis pikir kenapa kok banyak orang yang tak menyadari keagungan allah swt….padahal allah sudah menampakkan keagungannya di dunia ini!!!???

      bahtiar

      Juni 12, 2009 at 2:51 am

  39. subhanallah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    tian

    Agustus 14, 2008 at 7:57 am

  40. subhanallah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    tian

    Agustus 14, 2008 at 7:57 am

  41. [...] September 3, 2008 Kisah Nabi Musa: Terbelahnya Laut Merah [...]

  42. keagungan allah SWT memang luar biasa ga da yg bisa ngebandinginnya,subbahanallah

    Ririn

    September 4, 2008 at 8:22 am

  43. “Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibabtis olehnya.” (Matius 3:13).

    Kalau Yesus itu Tuhan, mestinya Yesus yang membaptis Yohanes, bukan sebaliknya. Setiap orang baru memasuki wilayah suatu agama, pintu pertama yang harus dia lewati yaitu “pembabtisan”, yang kalau dalah Islam “Bersyahadat”. Jika Yesus itu Tuhan, tentu tidak perlu Tuhan harus dibabtis.

    “Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.” (Matius 4:1).

    Jika Yesus itu Tuhan, mestinya Tuhanlah yang mencobai Iblis, bukan sebaliknya. Sangat tidak rasional jikat Tuhan harus dicobai oleh Iblis. Sebagai seorang Nabi atau Rasul, tentu sangat wajar jika Yesus dicobai Iblis karena dia hanya seorang yang diutus oleh Tuhan.

    “Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.” (Matius 4:2).

    Jika Yesus itu Tuhan, tentu tidak perlu Tuhan harus berpuasa dan merasa lapar. Yang berpuasa dan merasa lapara adalah sifat manusia.

    “Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,” (Qs 3 Ali Imran 3).

    “Katakanlah, “Hai Ahli Kitab, tidaklah kamu berada atas sesuatu (kebenaran) hingga kamu menegakka (ajaran-ajaran) Taurat, Injil dan apa yang diturunkan kepada kamu dari Tuhan kamu. Dan apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, bagi kebanyakan mereka sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran-Nya. Maka janganlah engkau berduka cita terhadap kaum kafir. (Qs 5 al Maidah 68)

    “Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juru selamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.” (Kisah Rasul 13:23)

    “Dan (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah Kami beri karunia (kenabian) atasnya dan Kami menjadikan-nya sebagai teladan bagi Bani Israil.” [1363](Qs 43 Az Zuhkruf 59).

    Pencari Kebenaran

    September 12, 2008 at 8:24 am

    • Maaf, saya hanya meluruskan dari sisi Kristiani.
      Untuk alinea 2, jika Yesus itu Tuhan, seharusnya Dia yang membaptis Yohanes.
      Komentar: Anda belum selesai membaca ayat2 itu sampai habis.
      Jawaban: (Matius 3)
      3:1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:

      3:2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

      3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”

      3:4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

      3:5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.

      3:6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

      3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?

      3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

      3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

      3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

      3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

      3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

      3:13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.

      3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?”

      3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya.

      3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

      3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

      Ayat2 diatas menjawab pertanyaan anda untuk alinea 2.

      Untuk alinea 3 dan seterusnya:
      Jawaban: Yesus datang untuk menyelamatkan manusia.
      Mustahil bagi manusia untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, karena Allah adalah suci, dan kita adalah kotor dihadapan Allah. Keselamatan datang bukan karena usaha manusia, tapi keselamatan ada karena anugerah semata yang datangnya dari Allah.
      Maka Allah datang untuk menyelamatkan manusia dalam wujud manusia melalui Yesus. Bagaimana anda menyelamatkan kumpulan semut bila di depan mereka ada bahaya? Menjadi semut adalah cara yang terbaik untuk menyelamatkan kumpulan semut. Begitu juga dengan Allah. Dengan kasihNya terhadap kita, Dia rela turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Inilah yang kita sebut Anugerah. Anugerah datang dengan cuma-cuma, bagaimana anda menjawabnya. Apakah anda mau menerimanya atau menolaknya. Kenapa Yesus merasakan hal yang seperti manusia, lapar, haus, dll.. karena Dia adalah wujud manusia. Jika anda sudah menjadi semut, anda akan merasakan hal2 yang semua rasakan, bukan? Kenapa Dia dicobai? Justru Dia menunjukkan bahwa Iblis tidak dapat mengalahkan Dia. Bagaimana anda/orang lain tahu kalo anda bisa menang terhadap orang lain jika anda belum membiarkan diri anda bertarung dengan orang lain?
      Terima kasih, jika ada pertanyaan, anda dapat menanyakan langsung ke saya. Tuhan memberkati anda.

      David

      Agustus 2, 2009 at 3:43 am

  44. sungguh Allah Maha Besar,,,,,,Aq jd Merinding Mmbaca Kisah di Atas…….aQ Jd pngen Hidup d Jman Nabi MUsa AS Dah……

    etta

    September 17, 2008 at 10:44 am

  45. semoga ini menjadi renungan buat kita….. bahwa ternyata manusia itu teramat kecil dimata allah

    sulistiyono

    September 25, 2008 at 6:50 am

  46. pak agust ysh..
    semoga tetap terus berkarya dan berkarya… trimakasih telah menyajikan sesuatu bermanfaat u/ dibaca.

    sulistiyono

    September 25, 2008 at 6:52 am

  47. yawdah.. apalagii… ayo mari kita meng-agungkan Allah RobbilAlamin. sudah banyak sekali bukti-bukti disekitar kita akan kekuasaan-Nya bagi kaum yang berpikir

    aa kasep

    September 27, 2008 at 9:24 pm

  48. ajarin saya untuk kejalan yg benar

    wawan gunawan

    Oktober 4, 2008 at 10:22 pm

  49. Subhanallah…

    dee

    Oktober 14, 2008 at 2:06 am

  50. salam sejahtera semua,,,

    aku sokong apa yang disampaikan oleh Pencari Kebenaran,,,,

    …. menggunakan dalil dari alquran adalah bagus kerana Alquran itu adalah kitab yang benar dan suci. Tidak ada kesalahan susunan ayat-ayat nya, tidak mencemuh dan menghina para nabi dan para Rasul. Kerana para nabi dan rasul adalah hambaNya yang maksum…….. tidak mungkin melakukan dosa besar seperti berzina, mabuk-mabuk…. Astaghfirullah.

    Alquran turut membenarkan Alkitab ( Taurat dan Injil). Tetapi bukan injil dan taurat yang sudah diubahsuai… injil yang asal semestinya benar dan suci dari kesalahan,, tidak mencemuh dan menghina para Nabi….

    pretender

    Oktober 22, 2008 at 6:51 am

    • Salam Sejahtera,

      untuk komentarnya, saya sudah menaruh beberapa jawaban untuk Pencari Kebenaran, anda bisa membaca disana, dan cukup jelas membuktikan kalau Alkitab tidak pernah salah.

      Saya bingung, apakah anda tahu kalau Al-Quran mengisahkan banyak nabi/tokoh dari bangsa Israel? Musa, Daud, Salomo (Sulaiman), dan banyak lagi, termasuk Isa (Yesus)? Tetapi kenapa anda membenci bangsa Israel? bukankan bangsa itu merupakan bangsa dari nabi-nabi yang anda hormati?

      Sangat lucu jika kita bangsa Indonesia mengagumi orang2 tokoh2 malaysia dan menjadikan nabi tetapi saya sangat tidak suka dengan orang2 malaysia. (ini hanya sekedar lelucon permisalan, karena Indonesia dan Malaysia tetangga).

      Terima kasih, Tuhan memberkati anda.

      David

      Agustus 2, 2009 at 3:56 am

  51. bissmillahirahmanirahim

    tak ada yang dapat kusampikan kecuali rsa kagumku kepada tuhanku tercinta hanyalah dia sang penyelamat dan pemberi segala

    bagi yang ingin menyekutukannya celakjalah dia seumur hidup

    artikal ini begitu menarik

    tika

    November 11, 2008 at 7:58 am

  52. Subhanalloh….
    begitulah Alloh memperlihatkan kebesaran-Nya

    risars

    Desember 1, 2008 at 4:15 am

  53. salam…
    maha besar Allah atas segala-galanya. dan atas kebesaran Allah lah manusia tercipta dengan segala kesempurnaanya.
    - banyak kisah nabi yang sarat dengan perumpamaan dan diluar batas pikir manusia.
    - ada ga kemungkinan kisah itu terjadi dimasa kini dan nanti..?
    - bahwasanya Firman Allah berlaku sepanjang masa

    aidin

    Desember 17, 2008 at 6:03 am

  54. subhanallah………..

    slapp

    Desember 24, 2008 at 8:40 am

  55. Subhanallah, maha besar Allah. Itupulah yang terjadi di aceh beberapa tahun lalu, tapi lautannya yang berpindah ke daratan, semoga menjadi penjernih hati semua kejadian2 di depan mata kita. Tidak ada satu kejadian yang sia2 semua berada dalam genggaman Allah, hanya manusialah yang terkadang lupar diri, bahkan merasa hebat.

    iqbal69

    Desember 30, 2008 at 6:10 pm

  56. Sekali lagi hai manusia janganlah sombong, angkuh dan takabur karena semua itu hanyalah milik Allah yang memiliki sifat2 tersebut. Manusia terkadang lupa dengan dirinya sendiri, bahkan tidak mengenal dirinya yang terdiri dari jazad, ruh dan jiwa. Kenalilah ketiganya dalam dirimu, maka kamu akan menemukan Tuhanmu. Amin.

    iqbal69

    Desember 30, 2008 at 6:19 pm

  57. 1. Sisi, namamu sama dengan nama anakku (dia Female).
    2. Kamu kelihatan berbakat menjadi makhluk Tuhan yang sangat berbhakti. Teruslah berlatih untuk menemukan jawaban tentang Tuhan.
    aku mendukungmu

    Benohartono

    Januari 15, 2009 at 6:50 am

  58. NOVA UJUNG. HP mu tidak bisa AKU HUBUNGI.
    Ganti Yaaa ???

    E L N

    Januari 15, 2009 at 7:11 am

  59. Banyak sekali keajaiban dan kekuasaan Allah SWT di sekeliling kita dan kita rasakan setiap hari namun kita tidak menyadarinya..

    Ikman

    Januari 28, 2009 at 3:33 am

  60. ALLAH HUAKBAR,ALLAA HUAKBAR WALILLA ILHAM LA HAULA HUALA QUWATA ILLAHIALIYYILADZIM tidak ad daya dan upaya kecuali pertolongan ALLAH maha besar ALLAH dari apa yang aq pelajari tentang ilmu tauhid qt itu harus mngenal siapa pencipta qt masak tidak kenal wong dulu sebelum lahir di dunia qt sudah bertemu ALLAH di alam RUH qt kan waktu itu di beri kesaksian kesaksian tentang dirinya bener apa kata IQBAL69 yang di mna di tulis kenalilah dirimu!betul bgt jIKA QT TIDAK MEMANDANG ALLAH DI DUNIA BAGAIMANA KELAK KITA MEMANDANG NYA DI AKHIRAT saya cuma mau berpesan pada pembaca artikel ini saya ini jga penu dosa tapi apa salah nya jika qt mau berubah masak BACK THE FUTURE lihat lah dirimu dulu jangan melihat orang lain selebih2x menghina!cara surabaya nya NGOCO’O DISEK SAK DURUNGE NGILOKNO.ASALAMUALAIKUM WR.WB

    rachmat

    Januari 31, 2009 at 4:00 am

  61. SATU LAGI DARI SAYA AJAKLAH SAHABAT QT DARI YANG BELOK MENJADI LURUS JALAN NYA SEMOG QT DI RIDLOI ALLAH SWT ILLAHI ANTA MAGHSUDI WARIDOKA MATH LUBHI”DUH PENGERAN KULA UTAWI PANJENENGAN INGKANG KULA SEJO LAN RIDHO PANJENENGAN INGKANG KULO PADOSI”ya ALLAH rihoi apa yang aku jalani semoga engkau trus meridhoi kami robbana atinna fidyunnya hasanah wafil akhiroti hassanah wakinna adzabannar subbhana robbi izathi ama ya shibun wasala alar mursalin walhamdulillahirobbil alamin.

    rachmat

    Januari 31, 2009 at 4:10 am

  62. alhamdulillah ini adalah fakta yang sangat menakjubkan dan sebagai renungan bagi kita untuk berfikir serta mengagumi ke Esa an Yang Maha Tak Tertandingi

    sugiyanto

    Februari 1, 2009 at 4:02 pm

  63. [...] Nabi Musa wafat, pimpinan diserah-kan kepada Nabi Ilyas as, selanjutnya kepada nabi llyasa as. Setelah Nabi [...]

  64. Nabi musa dilahirkan didaerah timur tengah dgn bahasa keseharian bhsa arab, beliau melakukan sholat 5 waktu dan sdh pasti tentunya menyembah Allah Subhanawatalla. Trms

    Aris iwan

    Februari 9, 2009 at 8:27 pm

  65. cerita nie kee yang tentang tongkat ajaib tuee?

    fxyzgirlzdayah

    April 9, 2009 at 10:43 am

  66. Bolehker saya join sekali kat sini nie?
    maaf ya nak ambil wudhu dahulu
    assalammualaikum…………..

    fxyzgirlzdayah

    April 9, 2009 at 10:47 am

  67. kenapa tak balas dari tadi nie…. BORING TUL LAH HEI..

    fxyzgirlzdayah

    April 9, 2009 at 11:14 am

  68. sepertinya kita harus memahami laut merah. laut merah sebenarnya laut yang dangkal. sejarahnya ketika tentara ingris ingin menyebrangi laut tersebut untuk melakukan penjajahan maka tentara ingris mengorek tanah dasar laut merah tersebut. kalau yang namanya laut pasti terjadi pasang surut. maka dari itu pantas ketika lewat nabi musa bisa menyebrangi laut merah sebelum tentara ingris mengoreknya. kenapa pada saat itu laut surut karena musa sering ke laut bersama khaidir artinya tidak ada mistik yang ada musa paham tentang laut yang di ajarkan khaidir atas perintah Allah.

    Salman Nasution

    April 20, 2009 at 6:45 am

  69. subhanallah…
    semoga kita menjadi kaum muslim yang semakin tebal iman. amin. tambah artikel lainnya lagi dwonkkk
    saya suka sejarah-sejarah nabi daripada buku novel

    Waris

    Mei 23, 2009 at 2:21 am

  70. alhamdulillaah, ternyata non muslim juga mengakui kisah-kisah luarbiasa dalam kitabullah al quranul kariim, semoga Allah SWT, memberikan hidayah-Nya kepada manusia yang ingin beriman kepada Allah SWT, agar semua selamat dunia dan akhirat. semua Nabi Allah SWT dari semenjak nabi adam alaihissalam sampai kepada nabi Muhammad Saw, adalah penganut dan pembawa risalah Islam dengan satu keyakinan bahwa Laa Ilaaha Illallah”Tiada Tuhan Selain Allah” katakan Allah itu Satu, dan alhamdulilah negara kita adalah negara yang yang menganut Ketuhanan Yang Maha Esa( sila pertama pancasila)

    anjar sumbara

    Juli 12, 2009 at 4:22 pm

  71. Karangan Bapak saya masukkan sebagai referensi untuk terjemahan novel Suzumiya Haruhi versi Indonesia…. sekalian numpang dakwah…..

    http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Suzumiya_Haruhi_~_Indonesian_Version:Volume9_Catatan_dan_Referensi_Penerjemah

    marshwillow

    Juli 23, 2009 at 7:14 am

  72. Subhanallah..

    theyanz

    Agustus 29, 2009 at 4:49 am

  73. knp tdk mnmbulkn video xa krna wktu sya di scull sya meliht btpa dhsyt xa ktkika laut mrh trblh

    lovelyta jeniffeer

    Agustus 29, 2009 at 9:45 am

  74. eh……mau donk liat foto nabi musa

    anty

    September 7, 2009 at 6:33 am

  75. katakanlah alloh(4JJI) itu satu(esa), tak ada yang bisa menyamakannya, ia tidak beranak dan tak diperanakan.
    subhanallah…tak ada yg bisa menyamakan kitab suci alquran dan kebenarannya…..dan alquran adalah penyempurna qitab2 lain. amin

    defrih

    September 10, 2009 at 8:08 am

  76. sesungguh ALLAH(s.w.t)maha berkuasa dan kte hrus la mtaati NYA,ingat tak kte asal usul kte,sesngguh nye kte nie jgan la mmbongkak dri sndri ssme kte tak kra antara kaum apa kn dy.SESUNGGUHNYA ALLAH itu MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENGASIHANI…..

    fhmin

    September 10, 2009 at 10:03 am

  77. bagi saya keajaiban yang seperti itu tidaklah sulit bagi Allah, itu hanya sebagian kecil dari ke agungan Allah. dan ini adalah peringatan bagi orang-orang yang suka berbuat zolim segeralah bertobat kalau kalian tidak mau bernasib samma seperti firaun

    feri

    September 16, 2009 at 4:52 pm

  78. setiap Nabi Allah SWT. diberi kelebihan. sama halnya dengan Nabi Musa As. bisa membelah lautan dan Nabi Isa As. Bisa Menghidupkan Orang mati. dan Tidak ada satupun nabi yang mempunyai kelebihan yang sama dengan yang lainnya. Semua itu Sudah Diatur Oleh Allah SWT.

    Sandrobone Taeng

    September 27, 2009 at 8:29 am

  79. subnalloh , maha besar ALLOH , saya yakin hal tersebut secara logika sangat mungkin , karena peristiwa tersebut jika dibanding dengan isrok mikrodz belum apa apa. jadi tulisan tersebut sangat baik san tepat untuk pendidikan anak – anak kita , inilah kelebihan penulis menelaah dari sisi ipteknya, salut buat bang agus

    afianto faisol

    September 30, 2009 at 9:53 am

  80. tolonglah bang agus menulis kisah kisah nabi yang lainnya secara ilmiah sehingga mudah dipahami oleh generasi mudanya. saya senang mengikuti buku buku yang telah dikarang oleh bang agusnya.

    afianto faisol

    September 30, 2009 at 9:55 am

  81. memang hebat nabi musa As bisamengalahkan firaun yang jahat . sama dangan nabi muhammad Saw . kegiatan itu dapat ditiru dalam hal baik

    rakes

    Oktober 22, 2009 at 9:31 am

  82. Subhannalah..

    Si Ry4n

    November 4, 2009 at 12:12 pm

  83. sidik maulana
    VIIIC

    sidik maulana

    November 7, 2009 at 5:28 am


Tinggalkan Balasan